Budaya Nabung Hindari Hutang

Bagi ke media sosial..
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedIn

tax5Semakin berkembang jaman, semakin berkembang gaya hidup, semakin mahal pula kebutuhan hidup kita. Artinya, semakin disadari betapa uang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita. Dengan menyadari hal tersebut, kita juga akan semakin bekerja keras untuk mendapatkan uang semaksimal mungkin agar berbagai kebutuhan hidup tercukupi, termasuk juga dengan berbagai keinginannya. Untuk menghargai uang, selain terus bekerja keras, kita juga bisa melakukannya dengan cara menabung. Menabung sebaiknya dilakukan sejak dini untuk menghindari berbagai hal di kemudian hari terutama menghindari diri dari cari pinjaman uang cepat yang bisa membuat Anda berhutang. Walaupun Anda mampu membayarnya, sebaiknya hindari cari pinjaman uang cepat tersebut dan tidak bergantung padanya sekalipun Anda membutuhkannya untuk sesuatu yang mendesak. Menabung, minimal setiap bulan bisa Anda lakukan sekali. Sisihkan dari pendapatan Anda minimal 10%nya untuk tabungan ini. Jika Anda disiplin, tidak mengambil tabungan tersebut kecuali jika dibutuhkan, tabungan ini bisa jadi investasi masa depan Anda.

  1. Anda bisa menggunakan tabungan Anda untuk biaya pendidikan. Mengikuti perkembangan, setiap tahunnya biaya pendidikan mengalami kenaikan. Apalagi jika Anda mengejar pendidikan yang berkualitas hingga ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Uang yang Anda tabung sejak dini bisa jadi modal mendapatkan pendidikan tersebut. Begitu pun bagi yang sudah memiliki anak dan mengharapkan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya kelak.
  2. Anda bisa menggunakan uang yang Anda tabung untuk berinvestasi dalam berbagai bentuk, misalnya saham dan property. Untuk berinvestasi saham, sebaiknya Anda pelajari dulu baik-baik bagaimana cara-caranya dan saham apa yang menjanjikan dari orang terpercaya di bidangnya. Sementara untu property, Anda bisa memilihnya dalam bentuk tanah atau bangunan yang kemudian Anda jual kembali atau sewakan untuk sumber pendapatan tambahan. Dengan diinvestasikan, uang yang Anda tabung akan menjadi sumber pendapatan baru yang bisa mengisi tabungan Anda kembali dalam jumlah yang juga jauh lebih besar.
  3. Menabung berguna untuk menghindarkan diri Anda dari utang ketika ada kebutuhan yang sangat mendesak. Anda juga bisa menggunakannya untuk membantu sesama anggota keluarga ketika butuh dana mendesak tersebut, misalnya ketika mendadak ada yang sakit dan butuh biaya pengobatan atau ada saudara Anda yang memiliki masalah keuangan yang juga bersifat mendadak dan membutuhkan bantuan pinjaman.

Tidak sedikit orang yang tidak membudayakan mendabung dalam hidupnya malah terlilit rentenir karena kebutuhan mendadak ini. Mereka kebingungan mencari pinjaman karena tidak memegang uang di saat-saat darurat tersebut dan terpaksa meminjam dari sumber pinjaman uang yang akan menerapkan bunga besar tersebut. Dengan menabung, Anda diharapkan bisa menghindari masalah utang piutang tersebut.

  1. Menabung bisa menjadi jaminan bagi Anda di masa mendatang ketika Anda dihadapkan pada situasi beresiko seperti tidak memiliki pegangan uang sama sekali atau bangkrut. Tabungan Anda akan menyelamatkan Anda untuk memulai kembali usaha dengan menjadikannya modal. Usaha yang Anda buat juga bisa dilakukan sejak dini sebagai bentuk investasi ketika tabungan yang Anda miliki sudah dirasa mencukupi sebagai modal usaha baru tersebut.
  2. Tabungan Anda akan menjadi dana pensiun Anda di masa tua. Anda akan merasa menyesal di masa tua ketika di masa muda sama sekali tidak ingat untuk menabung. Jika Anda seorang pegawai negeri, dana pensiun mungkin akan Anda dapatkan dari pemerintah. Namun, akan lebih baik jika memaksimalkan dana pensiun Anda dengan menabung juga sejak masih bekerja sekarang. Jadi, bagi yang tidak memiliki jaminan dana pensiun dalam pekerjaannya, berarti harus benar-benar membudayakan menabung tersebut. Karena, manfaat tabungan ini untuk Anda sendiri jadi jangan sayang untuk menyisihkan sebagian penghasila untuk Anda simpan.

  Jika memungkinkan, buatlah tabungan dalam beberapa rekening. Misalnya, satu rekening khusus tabungan pendidikan, satu rekening khusus tabungan pensiun, satu tabungan khusus untuk tabungan haji, satu tabungan untuk dana darurat, dan buat satu rekening untuk kebutuhan hiburan Anda. Misalnya untuk menunjang hobby atau untuk dana . Dana ini juga penting bagi Anda agar Anda merasa bahagia  dengan kerja keras selama ini. Penghasilan Anda mampu memenuhi kebutuhan hidup dan menjamin banyak hal, tapi juga tidak melupakan bahwa Anda butuh hiburan untuk semua hal yang sudah Anda kerjakan itu. Pilih bank yang memiliki tabungan rencana untuk kebutuhan-kebutuhan penting Anda di masa depan. Minta pendapat mereka mengenai rencana-rencana Anda ini. Usahakan tabungan tersebut berbentuk deposito yang tidak bisa sembarangan diambil atau ditarik uangnya agar tetap terkumpul sesuai rencana, bukan malah sering diambil setiap waktu. Menyimpan di bank merupakan pilihan menabung terbaik dibandingkan di rumah. Selain di rumah resiko hilangnya lebih tinggi, di rumah juga resiko untuk sering-sering Anda ambil juga sangat tinggi. Bank memiliki asurasi untuk keamanan uang yang Anda simpan tersebut. Tidak perlu takut dan percayakan saja pada bank yang telah dipercaya pemerintah tersebut.   Mengajari Anak Menabung Sejak Dini Pentingnya menabung harus sudah Anda kenalkan dan ajarkan pada anak Anda sejak dini. Buat mereka tahu arti dan pentingnya menabung dengan hal-hal sederhana. Tanyakan kepada sang anak kemana tempat liburan sekolah yang ia inginkan di tahun ini. Ajak dia menabung bersama Anda agar bisa berangkat ke sana. Misalnya, anak Anda mendapat uang jajan Rp. 20 ribu per hari. Ajak dia menyisihkan Rp. 5 ribu untuk dimasukan ke dalam celengan dan lakukan hal tersebut bersama Anda. Menjelang hari liburannya, ajak anak membuka celengan tersebut dan menghitungnya bersama-sama. Jelaskan pada mereka bahwa dengan tabungan yang Anda dan dia lakukan, akan mengurangi uang yang harus ayahnya bayar untuk liburan ini. Bisa juga misalnya anak Anda memiliki keinginan membeli mainan. Anda ajak juga menabung, misalnya sampai sebulan. Setelah itu buka dan Anda beri tambahan untuk hasil tabungan yang sudah ia kumpulkan tersebut. Anda mengajarkan kepada mereka bukan hanya menabung saja, tapi juga belajar berusaha untuk mendapatkan sesuatu dan bekerja sama untuk mencapai sesuatu. Jika anak sudah mulai mengerti dengan keinginannya sekolah dan kuliah kemana, Anda bisa ajak anak untuk mulai menabung untuk dana pendidikan. Nanti, setelah uang tersebut akan anak Anda gunakan, Anda bisa menambahkan dana yang juga sudah Anda tabung dan siapkan untuk mereka. Mereka tidak hanya senang karena mereka bisa menuntut ilmu di tempat yang sudah diincarnya, tapi senang karena Anda sangat perhatian dan mendukung keinginannya dengan dana yang sudah disiapkan tersebut. Saat ini, bank-bank juga sudah memiliki fasilitas untuk tabungan usia anak-anak tersebut. Anda bisa ajak anak ke bank dan mengenalkan program tabungan yang bisa dia lakukan di tempat menabung tersebut. Akan lebih baik bagi Anda mengajaknya ke bank untuk belajar mengetahui manfaat menabung tersebut dari pada Anda ajak ke mall hanya untuk berbelanja saja.

  • Syamsul Bakri

    Artikel yg bagus