Kelebihan dan Kekurangan Beli Franchise Makanan dari Sudut Pandang Bisnis

Kelebihan dan Kekurangan Beli Franchise Makanan dari Sudut Pandang Bisnis – Jika Anda ingin terjun ke bisnis kuliner namun tidak ingin repot memikirkan segala sesuatu nya dari awal, Anda dapat membeli lisensi bisnis franchise makanan milik perusahaan lain. Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini ada banyak sekali perusahaan kuliner yang menjual franchise mereka pada perusahaan lain yang ingin menjalankan bisnis dengan “instan”.

Sebut saja perusahaan MC Donald dan KFC, dua perusahaan kuliner raksasa ini sudah menyediakan sistem franchise dan dapat dibeli oleh semua orang yang memenuhi persyaratan

Pertanyaan nya, apakah bisnis franchise yang sedang booming saat ini memang benar – benar menguntungkan untuk pihak mitra?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis franchise makanan dari sudut pandang pembeli franchise / mitra.

Langsung saja, berikut uraian lengkap nya telah kami siapkan untuk Anda:

Kelebihan Bisnis Franchise Makanan

  1. Praktis Nggak Pake Ribet

Kelebihan bisnis franchise yang pertama adalah bisnis ini jauh lebih praktis. Dengan membeli franchise milik perusahaan lain, maka nanti nya Anda tidak perlu memikirkan SOP bisnis, tidak perlu memikirkan produk, tidak perlu memikirkan manajemen produksi, dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan semua hal – hal rumit tersebut sudah disediakan oleh penyedia franchise.

Bahkan, beberapa perusahaan penyedia franchise ternama seperti KFC, MC Donald, Pecel Lele Lela, dll juga turut memberikan layanan survei lokasi dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, untuk bisa menjalankan bisnis franchise, Anda hanya perlu menyediakan modal saja, tanpa perlu capek – capek berpikir rumit.

  1. SOP Bisnis yang Jelas

Perusahaan yang sudah menyediakan franchise makanan harusnya sudah memiliki SOP bisnis yang jelas dan telah terbukti menghasilkan keuntungan. Dari mulai SOP untuk proses produksi, SOP untuk takaran bahan baku, SOP untuk karyawan, SOP untuk jam operasional, dan SOP – SOP lain nya, semua nya telah tersedia dan bisa Anda gunakan untuk bisnis Anda.

Dengan memanfaatkan SOP yang sudah terbukti, nanti nya usaha Anda akan lebih terstruktur dan pada akhirnya akan lebih mudah untuk menghasilkan keuntungan.

  1. Merk / Brand Sudah Dikenal Masyarakat

Tidak hanya memiliki SOP yang jelas dan teratur, perusahaan – perusahaan yang menyediakan franchise biasa nya juga sudah dikenal oleh masyarakat. Sebut saya perusahaan KFC atau pun MC Donald. Siapa sih yang tidak kenal dengan dua brand tersebut?

untung rugi beli franchise makanan » Kelebihan dan Kekurangan Beli Franchise Makanan dari Sudut Pandang Bisnis

MINOLTA DIGITAL CAMERA

Nah, dengan menggunakan brand yang sudah ternama, nanti nya bisnis Anda akan langsung dikenali oleh masyarakat. Produk Anda akan langsung dipercaya oleh masyarakat, dan pada akhirnya keuntungan pun akan menjadi lebih mudah untuk diraih.

Kekurangan Bisnis Franchise Makanan

  1. Harus Bayar Biaya Franchise

Kekurangan bisnis franchise makanan yang pertama adalah Anda harus membayar biaya royalti ke pada perusahaan pemilik franchise. Ya, untuk bisa menggunakan semua fasilitas milik perusahaan mereka, mau tidak mau Anda harus membayar sejumlah royalti pada pemiliknya.

Bahkan dalam beberapa kasus tertentu, selain harus membayar biaya franchise yang berlaku dalam kurun waktu tertentu, pihak mitra terkadang juga diwajibkan untuk membayar royalti atas resep masakan yang digunakan. Dalam hal ini pembayaran royalti akan disesuaikan dengan jumlah produk yang berhasil terjual.

Ya meskipun hal ini terkesan agak sedikit merugikan, namun secara keseluruhan besaran penghasilan yang bisa didapatkan normalnya masih lebih besar dari besaran biaya yang harus dibayar. Dengan kata lain, meski pun harus membayar biaya franchise dan biaya royalti, namun secara keseluruhan pihak mitra masih tetap bisa mendapatkan keuntungan.

  1. Anda Tidak Memiliki Brand “Sendiri”

Kerugian membeli bisnis franchise makanan yang ke dua adalah Anda tidak akan pernah memiliki brand perusahaan Anda sendiri.

Penting untuk diketahui, Brand merupakan salah satu elemen vital dalam sebuah bisnis. Bahkan, dalam kasus tertentu, nilai brand sebuah perusahaan dapat mengalahkan nilai produk yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri.

Sayang nya, selama Anda masih menggunakan franchise milik perusahaan lain, maka selama itu lah Anda tidak akan bisa memiliki dan mengembangkan brand perusahaan Anda. Bahkan secara tidak langsung, dengan menggunakan franchise milik perusahaan lain, Anda malah mengembangkan brand milik perusahaan lain.

Ya meski pun begitu, tetap saja, jika tujuan utama Anda adalah untuk mendapatkan keuntungan dalam “jangka waktu yang singkat”, maka menggunakan brand milik orang lain yang sudah terkenal tentunya akan jauh lebih masuk akal dibandingkan dengan menggunakan brand milik sendiri yang sama sekali belum dikenal masyarakat.

  1. Dampak Negatif Penggunaan Brand Bersama

Dengan membeli franchise makanan milik perusahaan lain, berarti Anda setuju untuk menggunakan brand yang sama dengan orang / perusahaan lain yang sama sekali tidak Anda ketahui kinerja nya.

Jika perusahaan lain yang menggunakan brand yang sama dengan brand perusahaan Anda melakukan hal yang baik, maka secara otomatis citra perusahaan Anda juga akan mengalami peningkatan. Sebaliknya, jika perusahaan lain yang menggunakan brand yang sama dengan Anda melakukan hal yang negatif, maka secara otomatis citra perusahaan Anda juga akan tercoreng.

Contohnya, jika salah satu perusahaan pengguna brand K*C terbukti menggunakan bahan bumbu yang tidak halal, maka seluruh perusahaan yang memegang franchise K*C pasti akan dianggap menggunakan bahan bumbu yang tidak halal. Padahal mungkin hanya satu perusahaan yang menggunakan bahan bumbu tidak halal, namun karena brand yang digunakan sama, maka dampak nya juga akan turut dirasakan oleh para pengguna brand yang lain nya.

  1. Anda Menjadi Tidak Leluasa dalam Menjalankan Bisnis

Terakhir, jika Anda membeli franchise makanan dari perusahaan lain, maka mau tidak mau Anda harus patuh terhadap seluruh persyaratan dan SOP yang dimiliki oleh perusahaan tersebut.

Dampak nya, Anda menjadi “terkekang” dan tidak bisa leluasa mengendalikan perusahaan Anda sendiri.

Contohnya: Jika Anda membeli franchise milik K*C, maka mau tidak mau Anda harus mengikuti standar ukuran porsi yang ditetapkan oleh K*C. Dalam hal ini, Anda sama sekali tidak diperbolehkan untuk menggunakan porsi yang lebih besar atau pun lebih kecil.

Namun begitu tetap saja, perusahaan franchise berskala besar biasa nya sudah melakukan riset dengan baik, sehingga setiap SOP yang mereka buat biasanya sudah dipertimbangkan dengan sebaik mungkin, sehingga jarang merugikan pihak mitra.

Jadi, Apakah Bisnis Franchise Makanan Menguntungkan?

Jika disimpulkan dari kelebihan dan kekurangan di atas, maka dapat dikatakan bisnis franchise makanan memiliki poin positif dan negatif. Poin positif nya, dengan membeli franchise usaha Anda memiliki potensi untung yang jauh lebih besar dan lebih cepat, sedangkan poin negatifnya, dalam jangka panjang, bisnis Anda menjadi “ketergantungan” dengan perusahaan pemilik franchise.

Nah, jadi bagaimana? Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan bisnis franchise makanan, apakah Anda masih tetap ingin mengelutinya? Atau Anda lebih memilih untuk membuka bisnis kuliner dengan brand milik sendiri? Apa pun itu, selalu jalankan bisnis Anda dengan serius ya!