Inilah 4 Jenis Investasi untuk Mahasiswa

Kebanyakan mahasiswa hanya berpikir untuk kuliah yang benar, dapet IPK yang bagus dan nanti setelah lulus bisa mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginan. Faktanya, tidak semua sarjana bisa langsung bekerja setelah lulus kuliah, bahkan ada juga yang harus menganggur bertahun-tahun karena tak kunjung mendapatkan pekerjaan.

Maka dari itu, walaupun saat ini status kamu masih mahasiswa dan masih sering mendapatkan tunjangan dari orang tua, sebaiknya mulailah memanfaatkan dana yang kamu miliki untuk mendapatkan penghasilan lebih. Cara yang paling tepat dan cepat adalah dengan investasi.

Woww… pasti yang ada di pikiran kamu kalau investasi itu harus mengeluarkan dana yang besar. Eits, tenang saja, kamu tidak perlu khawatir, ada 4 jenis investasi untuk mahasiswa yang mungkin bisa menjadi pilihanmu.

belajar investasi sejak mahasiswa » Inilah 4 Jenis Investasi untuk Mahasiswa

Apa saja jenis investasi tersebut? berikut ini ulasannya :

Investasi Trading Forex

Jenis investasi ini sangat cocok untuk mahasiswa yang ingin berinvestasi jangka pendek atau mau mendapatkan penghasilan dari uang yang diinvestasikan dalam waktu singkat. Sebenarnya, ada dua jenis transaksi di dalam trading forex buy (long) dan sell (short).

Dalam investasi ini, kamu harus mengamati harga pasar melalui chat atau grafik trading. Prosesnya sangat mudah, beli disaat harga turun dan jual disaat harga naik. Namun, sebaiknya kamu mempelajari lebih dalam lagi ilmu tentang trading forex agar uang yang kamu investasikan tidak sia-sia.

Investasi di Deposito

Nah… buat kamu yang ingin menyimpan uang untuk persiapan di masa mendatang seperti untuk modal usaha setelah lulus kuliah, untuk beli rumah, untuk ibadah haji maka sebaiknya kamu coba investasi di deposito.

Jenis investasi ini terbilang aman dan tanpa resiko tinggi. Pihak bank sebagai penyelenggara program deposito memberikan persyaratan yang salah satunya adalah kamu tidak boleh mengambil uang yang diinvestasikan sebelum waktu yang telah disepakati, jika dilanggar maka kamu akan kena biaya pinalti.

Investasi Reksadana

Jenis investasi lainnya yang cocok untuk mahasiswa adalah reksadana. Kenapa harus reksadana? mahasiswa kan duitnya terbatas. Karena itulah, berinvestasi di reksadana tidak harus menggunakan modal yang besar kok.

Biaya investasi reksadana sangat terjangkau mulai dari Rp 100.000 hingga tak terbatas.

Sekarang ini untuk memulai investasi reksadana tidak terlalu sulit karena sudah banyak platform reksadana online, sehingga kamu bisa memantau uang yang diinvestasikan melalui gadget ataupun laptop.

Investasi Bisnis Waralaba

Jika kamu termasuk orang yang senang berdagang, maka berinvestasi di bisnis waralaba merupakan pilihan yang tepat. Kamu tidak perlu bingung memikirkan produk apa yang dijual, karena semua itu sudah tersedia.

Dalam bisnis waralaba, sudah tersedia produk untuk dijual, merek produk, stand atau booth untuk jualan serta juga sudah dilengkapi sistem bisnis seperti pelayanan, pembuatan produk, hingga harga jual produk.

Sebenarnya, investasi yang kamu keluarkan sama saja seperti kamu membeli lisensi bisnis tersebut. Jadi tugas kamu tinggal mengembangkan franchise yang kamu beli. Besarnya keuntungan yang bisa kamu dapatkan tergantung dari penjualan produk franchise tersebut.

Biaya investasi di bisnis waralaba sangat bervariasi mulai dari Rp 2.500.000 hingga Rp 1 milyar.

Kamu bisa pilih salah satu dari 4 jenis investasi untuk mahasiswa diatas yang sesuai dengan dana yang kamu punya. Mulailah berinvestasi secara bertahap, jika ada keuntungan lebih sebaiknya diputar lagi dengan berinvestasi dalam skala yang lebih besar lagi. Siapa tau suatu saat kamu bisa menjadi investor ternama seperti Warren buffet.

Comments are closed.