Tutorial: Unmanaged VPS dengan CentOS 6

centos linux 300x175 » Tutorial: Unmanaged VPS dengan CentOS 6Alhamdulillah setelah oprek sana-sini selama 4 hari-an ini, VPS perdana spek: Memory 2 GB, Space 50GB, dan Bandwidth 2T running juga dengan 3 domain di dalamnya.

(Disclaimer) Tutorial cara setup unmanaged VPS ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi saya, jadi hal-hal yang berkenaan dengan kegagalan setting tanggung sendiri yee, maklum newbie heh.

Ok lets do it…. ketika agan membeli unmanaged VPS tentunya akan dpt IP dan password root, dengan bekal itulah nanti kita pakai untuk membangun web server tempat hunian blog atau web agan penghasil $$$ !. OK langsung ke step awal yahh….

1. Setup Apache Web server dengan Linux CentOS 6

Ini ane pilih karena beberapa bulan yang lalu sempat nyicipi Amazon EC2 yang konon kabarnya OS nya dibangun dari CentOS ini, so sedikit banyak ane masih ingat command atau perintah via terminal ssh nya. Namun dari data Linode sih malah pengguna Ubuntu yg paling banyak, but the choice is yours hehe.

Kebetulan juga VPS company tempat ane beli udah ada Linux OS dengn beragam distro, untuk default ane dapat CentOS 5. Setelah browse sana-sini, ane pilih untuk upgrade ke CentOS 6, yang udah built-in PHP 5.3.3 untuk running WP versi terbaru. Hanya tinggal reinstall di panel VPS, 10 menit OS dah gnti ke Centos 6.

OK langsung aja login ssh via putty ato pake yang lain dengan host name IP agan dan user root password yang agan terima dari VPS tempat agan beli.

Untuk menginstall Apache web server (2.x series) gunakan command berikut:

yum update
yum install httpd

Konfigurasi untuk Apache berada di file httpd.conf, letaknya di /etc/httpd/conf/httpd.conf. Namun sebelum dimodif, amat sangat disarankan untuk bikin file backup dengan perintah ini:

cp /etc/httpd/conf/httpd.conf ~/httpd.conf.backup

Sekarang coba kita bikin virtual hosting dengan Name-based Virtual Hosts sehingga nantinya dapat digunakan untuk meng-host multi domains atau subdomains agan. Ok langsung bikin file vhost.conf di /etc/httpd/conf.d/. Buka dengan text editor favorite agan, kalo ane tetep pake vim aja.

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin webmaster@contoh.com
ServerName contoh.com
ServerAlias www.contoh.com
DocumentRoot /var/www/html/contoh.com
ErrorLog /var/www/html/contoh.com/logs/error.log
CustomLog /var/www/html/contoh.com/logs/access.log combined
</VirtualHost>

<VirtualHost *:80>
ServerAdmin webmaster@contoh.org
ServerName contoh.org
ServerAlias www.contoh.org
DocumentRoot /var/www/html/contoh.org
ErrorLog /var/www/html/contoh.org/logs/error.log
CustomLog /var/www/html/contoh.org/logs/access.log combined
</VirtualHost>

2. Buat doc dir utk smua blog agan
mkdir -p /var/www/html/contoh.com
mkdir /var/www/html/contoh.com/logs

mkdir -p /var/www/html/contoh.org
mkdir /var/www/html/contoh.org/logs

3. Jangan lupa untuk edit /etc/httpd/conf/httpd.conf yang bagian ini, ada dibaris 990 >>> NameVirtualHost *:80, secara default ini masih off.

4. Kalo udah silahkan di run apache nya dengan command:

/etc/init.d/httpd start

Pointing domain dengan edit zone domain dari registrant ke IP VPS agan,  basically web server agan sudah jalan. Untuk kelanjutannya, setting mysql dan php silahkan googling aja ya.