Latihan Dasar SEO dengan WordPress

Latihan SEO dengan Wordpress basic » Latihan Dasar SEO dengan WordpressSEO memang semakin mudah apabila menggunakan platform WordPress, namun Anda harus paham dengan sedikit ilmu tentang php, walaupun Cuma sebatas edit-edit saja, karena ini berguna nantinya jika Anda ingin mengedit theme sesuai keinginan Anda. Namun, rata-rata template WP sekarang sudah SEO friendly semua, bahkan lengkap dengan breadcrumb bawaan template dan sudah ada related post pada bagian bawah dari single post atau artikelnya.

Memahami dasar SEO dengan menggunakan WordPress itu gratis, pasti bisa sukses, asalkan Anda jangan mudah menyerah, selain itu Anda juga jangan malas berpikir, karena sudah ada panduannya. Namun mungkin karena ini menggunakan platform WordPress yang merupakan platform blog, jadi namanya lebih ke arah SEO onpage, dan bukan offpage.

Tips-tips perbaikan SEO untuk blog berplatform WordPress

Struktur permalink

Yang pertama adalah struktur dari permalink, berbeda dengan Blogspot, di WordPress Anda dapat dengan mudah mengubah struktur permalink dari web blog Anda. Permalink dapat diubah sesuai dengan keinginan dan terdapat beberapa pilihan. Lebih baik memilih struktur permalink yang jangan terlalu panjang.

Struktur permalink yang Anda setting akan mengubah baik permalink url untuk single post maupun untuk pages juga. Jika belum diubah, struktur standar bawaan WordPress berupa nomor page, contohnya http://websitename.com/?p=50. Jika dipandang dari sudut pandang Search Engine Optimization, tentu saja url ini tidak bagus, karena tidak mengandung keyword sama sekali pada strukturnya.

Anda dapat melihat banyak contoh web blog yang menggunakan WordPress, terutama yang sudah sukses ternyata menggunakan format permalink sebagai berikut:

/%postname/

Anda dapat menghilangkan tanda “/” (trailing slash) pada bagian akhir atau tidak, terserah Anda, namun yang penting adalah ini tidak menyebabkan looping di sisi web server terutama jika anda menggunakan web server Nginx. Esensi kita memilih permalink model %postname, nantinya pada struktur permalink akan terdapat keyword dari artikel. Contohnya saja misalkan judul artikel adalah “belajar SEO wordpress” maka permalinknya akan menjadi http://websitename.com/belajar-seo-wordpress/ Anda dapat melihat perbedaannya dibandingkan struktur permalink bawaan bukan? Dari segi optimisasi search engine.

H1 tags pada judul artikel

Yang kedua adalah sebaiknya mengganti format dari judul artikel otomatis menjadi H1 atau Heading 1. Anda dapat mengubahnya melalui settingan template. Secara umum terdapat urutan dari H1 hingga H6, dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting, H1 paling tinggi, karena alasan itulah maka H1 digunakan untuk judul artikel. Sementara, pada halaman index judul artikel harus diedit sedemikian rupa pada settingan templatenya sehingga otomatis berubah menjadi H2, namun H1 berpindah pada judul blog dan bukan lagi judul artikel. Jika dilakukan dengan benar, Anda akan dapat menemukan beberapa H2 pada halaman index, bilamana Anda mensetting halaman index berisi 7 artikel maka Anda akan menemukan 7 heading 2 pada halaman tersebut.

Yang tidak kalah penting, sebelum lupa disampaikan kepada Anda bahwa dalam satu halaman jangan gunakan tag H1 lebih dari 1 kali, gunakan hanya satu kali saja. Sementara, jika Anda masih ingin menggunakan tag heading, maka gunakanlah tag heading 2, 3, dan seterusnya, sesuai tingkat kepentingan yang mau dibuat heading.

Meta tags

Di WordPress Anda juga dapat menambahkan plugin All in One SEO atau plugin sejenis, dan gratis untuk digunakan. Dengan plugin ini, Anda dapat mengatur meta description dan meta keyword dari setiap artikel secara berbeda. Di mana hal ini tak dapat dilakukan pada Blogspot.

Terima kasih sudah membaca latihan dasar SEO dengan wordpress, ditunggu komentarnya. Selain artikel tentang kategori WordPress ini, Anda masih dapat menemukan updatean artikel yang benar-benar informatif lainnya. Silahkan bookmark web blog kita.